Untuk kali keempat Pamuji (Perkumpulan Alumni SMA Muhammadiyah Siji) mengadakan khitanan massal. Jumlah peserta khitan yang mengikuti berjumlah 74 anak, yang rata-rata berumur 6 tahun hingga 12 tahun. Tak hanya di Solo peserta khitan juga ada yang berasal dari luar daerah seperti Klaten, Boyolali ataupun Sukoharjo.

Agar anak tidak takut di khitan maka panitia memberikan hiburan, kali ini mengundang pendongeng dari PPMI (Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia) yang bernama Kak Medy. Kemampuannya menirukan banyak suara dan lucu sehingga membuat anak-anak tertawa dan terhibur. Selain memberikan materi ice breaking Kak Medy juga lihai mengemas cerita yang didalamnya berisi tentang pengetahuan ke Islaman.

Usai mendengarkan cerita anak-anak kemudian dibawa ke ruang khusus dan kemudian di khitan.

Salah satu peserta khitan, Agus Saputra (10) asal Sidoarjo Klaten mengatakan senang dengan kegiatan ini.

“Sakit sedikit, tapi tidak apa-apa” ujarnya sambil memegangi kain sarung yang ia kenakan.

Selain dikhitan anak-anak juga mendapatkan bingkisan dari panitia yang terdiri dari peci, baju koko, kain sarung serta satu paket alat sekolah (tas,buku dan tempat pensil). Panitia juga memberikan uang saku sebesar 100 ribu rupiah.

Untuk tenaga medis Pamuji bekerjasama dengan RS PKU Muhammadiyah Surakarta.

Ketua Panitia Khitanan massal, Ahmad Husni Munandar menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menigkatkan peran sosial kegiatan umat Islam bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Memanfaatkan waktu libur anak-anak maka diharapkan dengan adanya acara ini dapat membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan” ujarnya Senin, (25/12/2017).

Ahmad Husni Munandar juga menambahkan bahwa khitan merupakan ajaran dalam Islam yang memiliki manfaat besar dalam kesehatan.

Tak hanya anak-anak para orang tua yang mengantarkan anaknya juga mendapatkan ilmu mengenai manfaat khitan yang disampaikan oleh dr Nasrudin M Kes.

Memanfaatkan Musim Libur Pamuji Selenggarakan Khitanan Massal
Tagged on: