Semangat hijrah untuk menjadi lebih baik dianjurkan dalam Islam dan itu disarankan agar segera dilakukan. Artinya tidak ditunda-tunda. Tetapi dalam praktek kehidupan hal tersebut jarang dilakukan.

“Orang kalau takut miskin, sakit akan melakukan langkah cepat segera untuk mengantisipasi dengan beragam cara. Namun itu tidak berlaku dibanding dengan hijrah dari kemaksiatan.” Ujar Ustadz Burhan Shodiq saat memberikan ceramahnya diacara Pamuji Ngaji yang diselenggarakan di Aula SMU Muhammadiyah 1, Ahad,(15/7/2018).

Saat orang masih berkutat dengan kemaksiatan mereka memiliki beribu alasan untuk tidak segera tobat. Banyak argumen yang disampaikan meski semua itu kadang diluar nalar.

Dalam Al Quran Allah memerintahkan utuk segera berbuat kebaikan,“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.” (Ali Imran: 133).

Sebab dengan menunda-nunda semangat tobat, kita tidak tahu kapan nyawa ini masih ada atau tidak. Untuk itulah selagi masih ada kesempatan tidak ada salahnya untuk segera memperbaiki diri.

Dalam Islam yang dinilai adalah hasil akhirnya bukan awal.

Di akhir ceramahnya pemerhati masalah remaja dan pengusaha penerbitan buku itu berpesan agar selalu menjadi pribadi yang istiqomah dalam berbuat kebaikan.

Pamuji 86 menjadi sohibul bait pada acara tersebut.

Ustadz Burhan Shodiq: Bersegeralah Hijrah